Sekwan DPRD Kalsel, M Jaini (dua kanan) bersama Kabag Persidangan dan Perundang-undangan M. Andri Yuzhar (kanan) saat kegiatan rohani di Musalla, Al-Ikhlas, Senin (26/1/2026) pagi ( poto : hms)

Gelar Siraman Rohani, Sekretariat DPRD Kalsel Dorong ASN Berakhlak melalui Pembinaan Fiqih Thaharah

Banjarmasin, koranpelita.net

Dalam rangka memperkuat pembinaan mental dan spiritual aparatur sipil negara (ASN), Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menggelar ceramah agama pembinaan mental spiritual dengan tema Fiqih Bab Thaharah bersama Tenaga Ahli Gubernur Bidang Keagamaan, Drs. Muhammad, M.Ag.

Kegiatan dilaksanakan di Mushola Al-Ikhlas Sekretariat DPRD Kalsel, Senin (26/1/2026) pagi, diikuti seluruh ASN dan staf Setwan setempat.

Sekretaris DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Jaini didampingi Kabag Persidangan dan Perundang-undangan M. Andri Yuzhar, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan keagamaan ini memiliki peran penting dalam membentuk karakter aparatur yang berintegritas, disiplin, dan berakhlak.

Menurutnya, pemahaman fiqih dasar seperti thaharah tidak hanya berkaitan dengan kesucian ibadah, tetapi juga mencerminkan sikap hidup bersih, tertib, dan bertanggung jawab yang harus diterapkan ASN dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

“Melalui pemahaman fiqih, khususnya bab thaharah, kita tidak hanya diajarkan tentang kesucian dalam beribadah, tetapi juga bagaimana menerapkan nilai kebersihan, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari serta dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara,” tutur jaini.

Sementara itu, Drs. Muhammad, M.Ag. yang juga Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam sekaligus Ketua MUI Kabupaten Banjar, menjelaskan, fiqih thaharah merupakan pondasi utama dalam kehidupan seorang muslim karena berkaitan langsung dengan sah atau tidaknya ibadah.

Ia menekankan pentingnya pemahaman yang benar tentang bersuci, baik secara lahir maupun batin, agar nilai-nilai kebersihan, kejujuran, dan keikhlasan dapat tercermin dalam perilaku sehari-hari, termasuk dalam menjalankan amanah sebagai aparatur negara.

“Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami thaharah tidak hanya secara lahiriah, tetapi juga secara batiniah, agar kebersihan, keikhlasan, dan integritas dapat tercermin dalam sikap dan perilaku, termasuk dalam menjalankan amanah sebagai aparatur negara,” pungkasnya.(hms/pik)

About Kontributor

Check Also

Haul Sekumpul, Bank Kalsel Siapkan 4 Posko dan Bantu 18 Ekor Sapi

Banjarmasin, Koranpelita.net menyatakan kesiapan penuh mendukung kelancaran pelaksanaan Haul Guru Sekumpul. Dukungan tersebut diwujudkan melalui …