Ketua komisi II DPRD Kalsel, M Yani Helmi, saat diskusi dengan Bapenda Jatim, Senin (12/1/2026) (poto : hms)

Maksimalkan Titik Layanan Pajak Agar Mudah Terjangkau Masyarakat, Komisi II Kunker ke Bapenda Jatim

Surabaya, koranpelita.net

Strategi penguatan pemungutan pajak daerah, khususnya dalam memaksimalkan titik-titik pelayanan pajak agar semakin mudah dan dijangkau masyarakat menjadi perhatian DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel).

Hal itu diungkap Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi saat berdiskusi bersama Badan Pembangunan dan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi  Jawa Timur (Jatim), Senin (12/1/2026

Dalam kesempatan itu, Yani Helmi menekankan pentingnya kebijakan pajak yang berpihak kepada masyarakat.

Ia menyebutkan, program diskon pajak kendaraan bermotor yang berlaku sejak 2021 hingga 2025 terbukti membantu meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

“Diskon pajak kendaraan bermotor sudah diberlakukan hingga 2025. Kami berharap program ini dapat dilanjutkan agar meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan ketaatan pajak,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kesamaan kebijakan antara Jawa Timur dan Kalimantan Selatan dalam penerapan pajak kendaraan bermotor sebesar 1,2 persen untuk kendaraan tangan pertama.

“Ke depan, pajak jangan sampai membebani masyarakat. Bagi hasil pajak 5 persen ini akan kami terapkan di Kalsel untuk mengoptimalkan pelayanan pembayaran pajak,” tambahnya.

Anggota Komisi II, Umar Sadik, turut menyampaikan pandangan senada terkait pentingnya inovasi pelayanan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk taat pajak. Ia menilai, kemudahan akses layanan menjadi kunci utama keberhasilan pemungutan pajak daerah.

“Pelayanan yang mudah, dekat dengan masyarakat, dan berbasis inovasi akan mendorong warga lebih patuh membayar pajak tanpa merasa terbebani,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Administrasi dan Pelayanan Bapenda Jawa Timur, Rizal W. Putranto, menjelaskan bahwa pihaknya menyediakan 13 jenis layanan pembayaran pajak, seperti Samsat On The Spot, Samsat Jujug Desa, serta pembayaran melalui Indomaret, Alfamart, dan ATM Samsat.

“Kami juga mengembangkan layanan digital melalui marketplace dan dompet digital yang terintegrasi dengan E-TBPKP berbasis barcode. Pembayaran digital ini meningkat hingga 14 persen per tahun,” jelas Rizal.

Kunjungan ini diikuti rombongan Komisi II DPRD Kalsel yang didampingi jajaran Bapenda Provinsi Kalsel, dipimpin oleh Indra Suriya Saputra selaku Kepala Bidang Pengelolaan dan Pendapatan Daerah, guna menyerap praktik terbaik penguatan pemungutan pajak dari Jawa Timur.(hms/pik)

About Kontributor

Check Also

Dorong Upaya Pembinaan Dan Peningkatan Prestasi Atlet Olahraga Di Kalsel, Komisi IV Kunker ke Dispora Jabar

Bandung, koranpelita.net Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (DPRD Kalsel) terus mendukung …