Banjarmasin, koranpelita.net
Direktur Utama RSUD Ulin Banjarmasin dr Among Wibowo, M.Kes, Sp.S, membenarkan adanya kabar berkembang terkait rencana puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-82 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin yang akan dirayakan di Jakarta pada tanggal 26 April 2026 nanti.
Hal itu dibenarkan dr Among Wibowo, kepada wartawan usai rapat bersama Komisi IV DPRD Kalsel, di Banjarmasin, Selasa (21/4/2026).
Meski sempat enggan berkomentar, namun dr Among akhirnya buka suara.
Ia menuturkan rencana perayaan puncak HUT rumah sakit terbesar milik Pemprov Kalsel ini akan dilaksanakan di Anjungan Kalsel di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta pada tanggal 26 April.
Rencana kegiatan di Jakarta itu lanjutnya, pihaknya menyuguhkan inovasi, investasi dan promosi unggulan layanan baik dari PTSP maupun RSUD Ulin Banjarmasin.
“Tujuannya untuk meningkatkan investasi dan penyampaian informasi layanan unggulan rumah sakit,” katanya.
Ia menegaskan, nanti akan dilakukan yaitu promosi layanan-layanan rumah sakit unggulan bahwa di RSUD Ulin Banjarmasin ada layanan unggulan yang bisa kembangkan dan bisa memberikan fasilitas yang baik kepada masyarakat.
Sehingga masyarakat tak perlu lagi berobat ke tempat lain cukup berobat di wilayah Kalsel.
Among mengungkapkan selain inovasi dan layanan-layanan di RSUD Ulin Banjarmasin, kita juga punya sumber daya manusia (SDM) dan sarana prasarana yang lengkap sehingga masyarakat bisa berobat di Kalsel.
Kembali disinggung efisiensi anggaran? Dirut RSUD Ulin Banjarmasin kembali berdalih tujuan utamanya perayaan HUT kali ini di Jakarta untuk investasi dan promosi layanan unggulan.
“Kebetulan ini momennya ulang tahun rumah sakit, tapi yang utama kita ingin promosi layanan unggulan, karena masyarakat banyak yang tidak tahu, seperti pemeriksaaan DSA dan lainya itu bisa dikerjakan di Banjarmasin dan itu jadi tolak ukur kami melakukan promosi,” bebernya.
Adanya rencana perayaan HUT dirayakan di Jakarta kali ini, apakah usulan gubernur atau pihak rumah sakit? Among Wibowo menyebutkan tidak semuanya itu usulan dari gubernur. Tapi sebagian dari pihak rumah sakit, karena untuk promosi inovasi layanan unggulan dengan menggandeng instansi terkait lainnya.
Terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Kalsel Jihan Hanifa tegas menyatakan tidak sependapat jika kegiatan itu hanya serimonial saat kondisi efisiensi anggaran.
Jihan juga mengingatkan arahan Presiden Prabowo Subianto ditengah efisiensi anggaran agar dana digunakan dengan tepat sasaran, tentu rencana kegiatan perayaan HUT rumah sakit di luar daerah itu agak kurang relevan untuk kondisi hari ini.
“Kita sudah berkomunikasi baik dengan pihak RSUD Ulin Banjarmasin, kita sampaikan kondisi hari ini tidak mencerminkan apa yang di perintah Presiden. Alhamdullilah tanggapan dari RSUD Ulin Banjarmasin tadi bagus bahwa mereka menyampaikan hal ini akan menjadi evaluasi mengingat juga perayaan ulang tahun ini pasti ada kekurangan, salah satunya mungkin kegiatannya itu di luar daerah menjadi bahan evaluasi mereka,” kata Jihan.
Ķetua komisi membidangi kesejahteraan rakyat dan kesehatan ini menambahkan, berdasarkan informasi dari pihak RSUD Ulin rencana perayaan HUT di Jakarta itu bersama Dinas Penanaman Modal terkait ekspose tentang kesehatan.
“Melihat kondisi hari ini rasanya kurang elok lah kalau dilaksanakan di luar daerah,” sentilnya.
Jihan kembali menegaskan, pihaknya tidak mendukung kegiatan-kegiatan ke luar daerah jika dalam kontek ulang tahun, tapi kalau konteknya itu untuk menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD) itu kita dukung.
“Kalau kegiatan serimonial saja itu kurang elok ditengah efisiensi anggaran,” kritiknya.
Disinggung jika kegiatan itu tetap dilaksanakan di Jakarta? Menurut Jihan, itu artinya mereka siap menerima konsekwensi, karena kita sudah mengingatkan kegiatan keberangkatan itu di evaluasi.
“Konsekwensinya dari penilaian masyarakat, kog bagian pelayanan malah jalan-jalan ke luar daerah,”pungkas Jihan(pik)
www.koranpelita.net Lugas dan Faktual