Dirut PT Ambapers, Dr H Zulfadli Gazali (7 kiri) beserta jajaran dan Kepala KSOP Kelas I Banjarmasin, Heri Purwanto beserta jajaran. serta Perwakilan Distrik Navigasi, Lasminto, dan instansi terkait lainya, saat penanaman pohon kayu Ulin di Tahura, Selasa (21/4/2026) ( foto : ist)

Peringati HUT ke-22, AMBAPERS Tanam 100 Kayu Ulin di Pegunungan Tahura, Safe Channel Economic Growth

Banjarbaru, koranpelit.net

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-22, PT Ambang Barito Nusapersada (AMBAPERS) menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa penanaman 100 pohon kayu ulin di kawasan pegunungan Tahura, Banjarbaru, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan ini tak sekadar seremoni, melainkan sarat makna filosofis. Kayu ulin yang dikenal sebagai “kayu besi” memiliki karakter kuat, bernilai ekonomi tinggi, serta mampu bertahan hingga ratusan tahun.

Nilai tersebut menjadi simbol perjalanan dan harapan AMBAPERS sebagai perusahaan daerah yang terus tumbuh dan menguat.

Direktur Utama PT AMBAPERS, dr Zulfadli Gazali, dalam sambutannya menyampaikan bahwa, di usia ke-22 tahun, perusahaan berkomitmen untuk terus bertahan, berkembang, serta memberikan kontribusi nyata bagi daerah maupun nasional.

“Penanaman 100 pohon kayu ulin ini bukan hanya bagian dari upaya pelestarian lingkungan, tetapi juga simbol harapan kami. Bahwa AMBAPERS dapat tumbuh kuat seperti kayu ulin yang bertahan hingga 100 tahun, dan mencapai puncak kejayaannya,”katanya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah, regulator sektor pelayaran, BUMN, hingga mitra strategis perusahaan.

Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan kuatnya sinergi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dari hulu hingga hilir.

Kepala KSOP Kelas I Banjarmasin, Heri Purwanto, dalam sambutannya menegaskan bahwa AMBAPERS harus terus bertumbuh dan berjaya.

Sebagai pengelola alur pelayaran yang strategis, diperlukan kemapanan serta kecakapan dalam berpikir dan bertindak, tanpa mengabaikan regulasi, serta terus memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan.

Dengan mengusung tema “Safe Channel, Economic Growth”, AMBAPERS menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan harus berjalan beriringan. Penanaman pohon ulin di kawasan konservasi Tahura menjadi langkah nyata dalam menjaga keseimbangan tersebut.

Ke depan, AMBAPERS menargetkan diri untuk terus berkembang serta memperluas lini bisnis guna memperkuat posisi sebagai perusahaan daerah yang berdaya saing nasional.

Melalui momentum ini, AMBAPERS tidak hanya menanam pohon, tetapi juga menanam harapan menuju 100 tahun keberlanjutan dan puncak kejayaan perusahaan.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama yang diikuti oleh para undangan, di antaranya Kepala KSOP Kelas I Banjarmasin, Heri Purwanto beserta jajaran. Perwakilan Distrik Navigasi, Lasminto, perwakilan Biro Ekonomi, Irwan, Perwakilan Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan, Ruli, Direksi PT Bangun Banua, Ridwan dan Dwi Roso, Subreg Head Pelindo 3, Sugiono, serta Kepala UPTD Tahura, Ainun.(adv/pik)

About Kontributor

Check Also

Lama Kosong, Tiga Direksi Bank Kalsel Segera Dilantik

Banjarmasin, koranpelita.net Setelah memakan waktu cukup lama, akhirnya kekosongan tiga direktur di Bank Kalsel terisi. …