Banjarmasin, korampelita.net
Bank Kalsel mengimbau masyarakat dan nasabah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya penipuan dengan modus undian berhadiah akhir tahun yang mencatut nama Bank Kalsel.
Modus yang digunakan pelaku beragam, mulai dari iming-iming hadiah mobil, sepeda motor, barang elektronik, paket umrah, hingga uang tunai. Penipuan dilakukan melalui telepon, pesan WhatsApp, SMS, maupun akun media sosial palsu yang mengatasnamakan Bank Kalsel.
Pelaku biasanya meminta data pribadi korban dengan dalih proses pencairan hadiah.
Tidak jarang korban diarahkan untuk mengklik tautan mencurigakan, mengunduh aplikasi tertentu, atau memberikan data penting seperti PIN, OTP, nomor rekening, hingga kata sandi mobile banking.

“Bank Kalsel tidak pernah meminta nasabah memberikan data rahasia seperti PIN, OTP, password, maupun informasi sensitif lainnya untuk alasan apa pun, termasuk pengumuman undian atau pemenang hadiah,” tegasnya.(15/2/2026)
Bank Kalsel mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap pihak yang mengatasnamakan bank dan menginformasikan undian atau hadiah yang tidak pernah diikuti. Nasabah diminta tidak memberikan PIN, OTP, password, atau data rahasia lainnya kepada siapa pun.
Masyarakat juga diminta mengabaikan dan segera melaporkan jika menerima pesan, telepon, atau tautan mencurigakan, serta memastikan kebenaran informasi melalui saluran resmi Bank Kalsel.
“Bank Kalsel tidak pernah mengadakan undian berhadiah tanpa pengumuman resmi. Kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap pihak tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan nama Bank Kalsel untuk melakukan penipuan. Bagi nasabah yang sudah terlanjur memberikan data pribadi pada iklan undian palsu, segera ubah PIN transaksi atau laporkan ke Call Center maupun kantor Bank Kalsel terdekat,” katanya. (adv/pik)
www.koranpelita.net Lugas dan Faktual