Kabupaten HSS, koranpelita.net
Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Kartoyo, melaksanakan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Jumat (23/1/2025).
Kegiatan ini berlangsung di salah satu rumah warga Desa Taniran Kubah, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, H. Kartoyo menjelaskan bahwa sosialisasi Perda ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait upaya pemberdayaan desa, khususnya dalam mendorong dan mengembangkan potensi ekonomi lokal.
Ia menilai Desa Taniran Kubah memiliki potensi yang besar, terutama di bidang usaha pembibitan tanaman.
“Hari ini kita melakukan sosialisasi Perda Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Nomor 4 Tahun 2016, Di Desa Taniran Kubah ini,” ujar H Kartoyo.
Menurutnya, masyarakat di desa ini banyak yang bergerak di bidang pembibitan tanaman, bahkan pemasarannya sudah sampai ke luar Kalimantan Selatan.
“Perda ini nantinya akan kita aplikasikan sebagai pembekal bagi kelompok tani, sekaligus untuk menentukan kegiatan mana yang layak mendapat dukungan pembiayaan,” katanya.
Ia menambahkan, jika pada tahun anggaran berjalan belum tersedia dukungan pendanaan, maka pihaknya akan mengupayakan penganggaran pada tahun 2027.
Hal tersebut merupakan bentuk komitmen DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.
“Apabila tahun ini belum ada dananya, insyaallah akan kita siapkan pada tahun 2027,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Taniran Kubah, Supiani, mengungkapkan bahwa sebelumnya wilayah desanya kerap terdampak banjir sehingga masyarakat tidak dapat bertani secara optimal.
“Dulu di sini sering banjir, kada bisa bahuma (tidak bisa berladang) Sekarang sudah lebih dari lima tahun kondisi membaik, sehingga masyarakat beralih profesi menjadi penjual bibit tanaman. Alhamdulillah, ini sangat membantu perekonomian warga,” tutur Supiani.
Ia menjelaskan, meskipun banjir sesekali masih terjadi, aktivitas pembibitan tanaman tetap berjalan dengan baik. Jenis bibit yang dikembangkan antara lain cabai, terong, tomat, semangka, serta berbagai jenis sayur-sayuran.
“Pemasaran bibit sudah sampai ke Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah. Dalam satu tahun, bisa mencapai 100.000 bibit yang keluar dari Desa Taniran Kubah,” pungkasnya.(hms/pik)
www.koranpelita.net Lugas dan Faktual