Banjarmasin – koranpelita.net
Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat kualitas sumber daya manusia, tidak hanya dari aspek profesionalitas kinerja, tetapi juga melalui pembinaan mental dan spiritual.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan ceramah agama bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat DPRD Kalsel, yang dilaksanakan pada Kamis (22/10/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung di Musholla Al Ikhlas, komplek kantor DPRD Kalsel ini mengangkat tema “Pertebal Iman, Jangan Sampai Tertipu dengan Kelezatan Dunia, dan Jadikan Akhirat Lebih Utama daripada Dunia” yang disampaikan penceramah yaitu Tenaga Ahli Gubernur Kalsel Bidang Keagamaan, H. M. Maulani.
Sekretaris DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Jaini, turut hadir bersama jajaran ASN di lingkungan Sekretariat DPRD Kalsel.
Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti tausiah dengan sungguh-sungguh serta menyerap setiap ilmu dan nasihat yang disampaikan agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia berharap, kegiatan pembinaan keagamaan tersebut tidak hanya menambah wawasan spiritual, tetapi juga menjadi pengingat bagi ASN untuk senantiasa menjaga perilaku, meningkatkan kedisiplinan, serta menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh keikhlasan dan integritas.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan keagamaan sekaligus memperkuat mental spiritual ASN, sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawab dengan baik,” sebutnya.
Kegiatan ceramah agama ini merupakan bagian dari program pembinaan spiritual yang dicanangkan Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, sebagai upaya membangun karakter aparatur pemerintah yang tidak hanya kompeten dan profesional, tetapi juga memiliki landasan keimanan, akhlak mulia, serta integritas dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam tausiahnya, H. M. Maulani menekankan pentingnya mempelajari dan memahami ilmu agama, khususnya ilmu tauhid dan akhlak, sebagai landasan dalam menjalani kehidupan sehari-hari agar setiap aktivitas dapat bernilai ibadah.
Ia mengingatkan bahwa kehidupan dunia bersifat sementara dan segala sesuatu yang dimiliki manusia merupakan titipan Allah SWT.
Karena itu, umat Islam hendaknya tidak terlena oleh kenikmatan duniawi hingga melupakan kehidupan akhirat.
Ia juga menyebutkan, setiap perbuatan manusia akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT. Oleh sebab itu, keimanan perlu senantiasa diperkuat dan diwujudkan melalui perilaku yang baik, kejujuran, serta kesungguhan dalam melaksanakan kewajiban, baik sebagai individu maupun sebagai aparatur pemerintah.
H. M. Maulani juga mengingatkan pentingnya menjaga keimanan dan ketakwaan dengan senantiasa melaksanakan salat lima waktu dalam kondisi apa pun. Pemahaman yang benar mengenai tata cara beribadah, menurutnya, menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas penghambaan kepada Allah SWT.
Selain itu, ia mengajak seluruh peserta untuk membiasakan diri saling mengingatkan dan menasihati dalam kebaikan. Ia turut menjelaskan tiga ilmu dasar yang penting dipelajari umat Islam, yakni ilmu tauhid untuk memperkuat keyakinan kepada Allah SWT, ilmu fikih sebagai pedoman dalam menjalankan ketentuan agama, serta ilmu tasawuf untuk membina kebersihan hati dan akhlak.
Melalui kegiatan ini, Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Selatan berharap pemahaman keagamaan para ASN semakin meningkat dan dapat diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas kedinasan. Dengan demikian, pembinaan spiritual diharapkan mampu membentuk aparatur yang religius, disiplin, berakhlak mulia, dan berintegritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.(hms/pik)
www.koranpelita.net Lugas dan Faktual