Yogyakarta-koranpelita.net
Pemanfaatan Learning Management System (LMS) sebagai sarana pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) menjadi fokus pembahasan Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Daerah Istimewa Yogyakarta. Senin (28/9/2026)
Sistem tersebut dinilai mampu menghadirkan proses pembelajaran yang lebih terukur, fleksibel, dan terdokumentasi secara digital.
Pembahasan tersebut berlangsung dalam pertemuan yang dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Habib Hamid Bahasyim, bersama anggota Komisi I dan perwakilan BPSDMD Kalsel.
Selain LMS, diskusi juga mencakup tata kelola pelatihan ASN, penyusunan prioritas pengembangan kompetensi, serta pemanfaatan teknologi dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya aparatur.
Habib Hamid Bahasyim menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Badiklat DIY dalam berbagi pengalaman.
Menurutnya wakil ketua komisi hukum dan pemerintahan itu, berbagai inovasi yang diterapkan dapat menjadi referensi bagi Kalsel dalam memperkuat sistem pengembangan kompetensi ASN yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Kami sangat mengapresiasi sambutan dan keterbukaan Badiklat DIY. Banyak praktik baik yang kami peroleh dan akan menjadi bahan kajian untuk disesuaikan dengan kebutuhan daerah guna meningkatkan kualitas serta kompetensi ASN di Banua,” katanya disela kegiatan.
Kepala Bidang Standardisasi dan Penjaminan Mutu Badiklat DIY, Soffi Indriyani, menjelaskan bahwa pengembangan kompetensi ASN saat ini tidak lagi hanya mengandalkan pembelajaran konvensional.
Pemanfaatan platform digital menjadi instrumen penting untuk memastikan proses belajar berlangsung efektif, terukur, dan berkelanjutan.
“Melalui sistem pembelajaran berbasis digital, pengembangan kompetensi ASN dapat dilaksanakan secara lebih fleksibel serta menjangkau kebutuhan organisasi secara lebih tepat,” kata Soffi.
Menurutnya, kolaborasi dan pertukaran pengalaman antardaerah menjadi langkah penting dalam mendorong inovasi pembelajaran ASN.
Upaya tersebut diharapkan mampu memperkuat kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung kinerja pemerintahan yang semakin profesional dan responsif di Banua.(hms/pik)
www.koranpelita.net Lugas dan Faktual