Barito Kuala-Koranpelita.net
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Barito Kuala (Batola) kembali menggelar rapat persiapan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) periode 2026-2030, Sabtu (5/9/2026) kemarin.
Rapat yang melibatkan seluruh cabor kali ini selain dalam rangka membentuk Tim Penjaringan/Penyaringan bakal calon (balon) Ketua Umum KONI ke depan, juga membahas kriteria dan persyaratan balon serta hal-hal lainnya yang terkait persiapan pelaksanaan Musorkab.
Mengacu AD/ART KONI, terbentuk 5 orang Tim Penjaringan/Penyaringan yang berasal 2 dari KONI dan 3 dari perwakilan cabor yang terdiri dari Ketua Abdi Maulana, Sekretaris Abdullah, dan 3 anggota yakni M Bakti Setiadi, Fakhruraji dan Ali Akbar.
Dari hasil pembahasan ditetapkan kriteria bagi balon yang akan maju harus memenuhi 10 persyaratan di antaranya mendapat dukungan minimal 20 persen (8 cabor) dari seluruh cabor yang ada di Batola, harus berdomisili di wilayah Kabupaten Batola, menyerahkan visi misi tertulis terkait pembinaan prestasi dan organisasi 4 tahun ke depan, menyerahkan surat pernyataan kesediaan hadir saat pelaksanaan musorkab digelar.
Sesuai AD/ART KONI, balon juga harus mempunyai kemampuan menejerial, pengabdian dan waktu yang cukup mengelola organisasi yang dibuktikan pernah menjadi pengurus KONI atau cabor baik vertikal maupun horizontal, mampu menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah, badan usaha dan instansi terkait dalam menunjang pembinaan prestasi olahraga, serta mampu menggalang kerjasama dengan badan-badan keolahragaan.
Balon juga harus menyerahkan surat pernyataan kesediaan, kesiapan dan kesanggupan sebagai Ketum KONI. Bagi balon yang berstatus ASN/PNS atau TNI/Polri wajib memperoleh izin tertulis dari atasan.
Selain itu balon juga harus memahami konsekuensi dan konsistensi melaksanakan AD/ART KONI, mampu menjadi pengayom dan pemersatu semua unsur masyarakat olahraga di samping juga harus melengkapi surat keterangan berbadan sehat, bebas narkota, berkelakuan baik, dan jika terpilih bersedia membuat pernyataan mengundurkan diri dari pengurus cabang olahraga yang dijabat.
Dari hasil kesepakatan penjaringan bakal calon diselenggarakan sejak 1 – 30 November 2026. Sedangkan Musorkab dijadwal pada 5 Desember 2026.
Plt Ketua Umum KONI Batola, H Khairil Yamin menjelaskan, pembentukan tim penjaringan/penyaringan yang melibatkan unsur cabor ini sesuai arahan KONI Kalsel dalam rangka menyusun kriteria yang diharapkan bersama sesuai AD/ART KONI.
Tujuannya, lanjutnya, selain mengakomodir harapan dan keinginan para cabor juga untuk memenuhi ketentuan sesuai yang tertera dalam AD/ART.
“Melalui keterlibatan bersama ini kita berharap figur yang dihasilkan benar-benar mencerminkan harapan dan keinginan sehingga proses pemilihan berjalan sesuai ketentuan, secara demokratis, transparan, akuntabel,” tuturnya.(jal/pk)
www.koranpelita.net Lugas dan Faktual