Pelaihari, koranpelita.net
Banjir yang menggenangi beberapa kecamatan di Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimatan Selatan (Kalsel) menggenangi ribuan rumh warga dan berdampak buruk pada puluhan ribu jiwa.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tala, hingga Jumat (9/1/2026) siang, tak kurang dari 4.020 rumah terdampak dengan jumlah 4.107 kepala keluarga atau 11.932 jiwa.
Dari total rumah yang terdampak tersebut 2.671 di antaranya tergenang dengan jumlah penghuni 8.9393 jiwa.
Akibat genangan yang masih merendam ribuan pemukiman warga itu, sampai saat ini ada 355 jiwa yang terpaksa mengungsi.
Mereka terpencar diberbagai lokasi seperti di Ponpes Ubudiyah Desa Padang, Kecamatan Bati-Bati ada 295 jiwa atau 98 kepala keluarga, Langgar Nurudin 25 jiwa, Aula Kantor Camat Kurau 10 jiwa dan SMA Bumi Makmur ada belasan jiwa.
Ketinggian air di dalam rumah warga bervariasi mulai dari 10 sentimeter sampai mencapai 1 meter, terutama rumah yang berada di sekitar bantaran Sungai Maluka.
Camat Kurau, Fajar, membenarkan saat ini ada 10 warga yang mengungsi di aula Kantor Camat, mereka terdiri dari empat orang dewasa dan enam anak-anak.
“Mereka terpaksa mengungsi karena rumah mereka tergenang cukup tinggi,” kata Camat, Jumat (9/1/2026).
Dia berharap, upaya penanggulangan bersama musibah banjir ini terus dilakukan sehingga warga masyarakat dapat kembali tentram seperti sedia kala. (zkl/pik)
www.koranpelita.net Lugas dan Faktual